Ketika kamu tak ingin mendengar kisahku, kuharap masih mau membaca rangkaian kataku.
Jumat, 25 Maret 2016
Jilbab Poni, Tren Gaul Ber-Mudharat Besar
Assalamu'alaykum!
Apa kabar, hai viewers/pengunjung situs blogku? Semoga Alloh selalu menyertai kesehatan dan keberkahan di setiap hari-hari kita, Aamiin. Dan akhirnya, kita ketemu lagi di post ini. Alhamdulillaah, aku bisa nyempetin diri nge-blog lagi. Moga gak bosen ya.. Huehehe.
Jadi, setelah baca judulnya itu, udah tau dong bahasan kita apa sekarang? Aku bakal bahas tren yang agak meresahkan ini seringkas-ringkasnya sekaligus se-jleb-nya. Pastinya bukan untuk bahan ghibah, apalagi coba-coba tajassus (nyari kesalahan orang), ataupun bahan cacian ya di sini, melainkan untuk renungan dan muhasabah. Dan aku bahas masalah ini bukan tanpa dasar alias asal ngomong yaaaa..
Udah ah basa-basinya. Langsung aja yuks..!
Alloh subhanahu wa ta'ala telah memerintahkan setiap Muslim maupun Muslimah untuk menjaga aurat mereka masing-masing berdasarkan batasan yang sudah ditentukan. Nggak ada alasan untuk meninggalkan atau menundanya, kapanpun, dimanapun, dan bagaimanapun! Alias sami'naa wa atho'naa (kami dengar, kami taat).
Banyak kejadian yang sudah jadi skenario Alloh deh dalam beberapa waktu ini!
Kira-kira di akhir tahun 2015 sampai tahun 2016 ini, maa syaa Alloh, kalian bakal menemukan artis-artis ternama tanah air yang mulai langkah hijrahnya. Lihat aja deh! Mereka yang dulunya publik figur dan sering nongol di TV, sekarang pada kemana? Tentunya sekarang lebih memilih hadir di majlis ilmu syar'i ketimbang hura-hura.
Gak hanya itu, sekarang di media sosial pun banyak beredar toko online yang menjual beragam pakaian "syar'i" buat Muslimah. Beragam pula modelnya. Dari yang syar'i bangeeeeet, sampe yang syar'i tempelan. Kadang juga bikin aku geleng kepala. Kenapa?? Karena kata "syar'i" itu ternyata cuma embel-embel doang. Harganya? Diatas harga kain kafanmu kelak.
Balik lagi..
Dan yang lagi booming di kalangan ABG Muslimah gaul semenjak pertengahan 2015 sampai 2016 sekarang ini adalah... JILBAB PONI. Kedengarannya aneh, unik, dan... miris, iya nggak sih? Yaa.. mungkin sekelumit orang punya pikiran sama kayak aku juga mikir gini. Gak salah lagi deh, kata "miris" itulah yang paling cocok untuk disandingkan dengan tren jilbab nggak karuan ini.
Mungkin kamu-kamu bertanya "mengapa". Nih, aku kasih jawaban "karena".
Jilbab Poni (kurang cocok dibilang jilbab, soalnya nanti artinya gamis) diefinisikan sebagai cara pemakaian kerudung di kepala sambil menampilkan sedikit atau banyaknya rambut, bahkan sampai mencuat keluar. Sedangkan batasan dalam memakai kerudung itu tidak boleh menampilkan sedikitpun rambut kepala. Dan itu ALLOH yang memerintahkan, BUKAN manusia.
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenali, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Ahzaab: 59)
Tapi tren ini bener-bener sukses menyebar luas di kalangan remaja Muslimah Indonesia. MIRIS BANGEUD, taugasih? Rasanya pengen nangis.
Jilbab poni ini sangat sangat bertentangan sama aturan berhijab yang sudah Alloh perintahkan buat Muslimah dalam kitab suci kita yaitu Al Qur'an. Konsekuensi jika melanggar sudah tentu dapat dosa. Bahkan yang aku temukan di dunia maya, kayak sekitar Instagram gitu, Subhanalloh! Maha Suci Alloh dari hal-hal semacam itu. Wal iyya dzubillaah..!
Yang lebih parah : Gak sedikit pula Muslimah yang khimarnya sudah menjuntai berkibar lebar, tapi pas nengok ke arah jidatnya... rambut kecil/poni itu ditebar sana-sini dan bikin hati teriris nyeri.
Bahkan yang aku temukan, beberapa orang :
"Eh kamu jipon tuh!", malah menjawab :
"Ini mah bukan jipon. Emang rambutnya yang keluar. Kalo jipon, kan poninya yang keluar."
Lantas apa bedanya???
Rambut keluar dengan poni keluar? Itu sama-sama rambut, Cantiiiiik.
Alasannya seolah berbunyi "udah dari sana begini", tapi tidak sadar kalau dia yang sebenarnya sengaja meruncingkan/meninggikan moncong jilbabnya biar rambutnya kelihatan. Mana bedanya, Cintaaaah?
Dimana sih, letak mudharatnya atau sisi buruknya?
Yaitu pada saat dia menampakkan rambutnya keluar dari khimarnya lalu dilihat oleh lelaki yang bukan Mahramnya. Disanalah dia telah mengundang banyak mudharat, karena laki-laki asing yang berinteraksi dengannya bukan cuma satu, melainkan banyak! Bisa kamu hitung berapa orang? Barangkali jari-jarimu tidaklah berfungsi karena tidak tahu ada berapa yang sudah lihat di atas kepalamu itu? Atau mungkin kamu nggak peduli itu samasekali , kan?
>> Kasihanlah pada lelaki di sekelilingmu. Mereka yang tadinya lewat-lewatan aja, mungkin menoleh ke arah rambutmu yang nongol itu.
>> Saat kamu bicara saling berhadapan dengan lelaki ajnabi/asing, matanya lirik sana-sini, dan pada masanya mata itu akan melirik pula ke rambut kecil di atas dahimu.
>> Pokoknya saat kamu interaksi dengan yang namanya LELAKI NON MAHRAM, seketika itu pula saat mata mereka memandang kumpulan rambut yang melambai di antara kerudungmu.
Kita sudah lama tahu kan, kalau manusia biasa itu tempatnya dosa? Benar.
Apalagi wanita, yang dalam sabda Rosululloh disebutkan :
"Wanita itu aurat, jika ia keluar dari rumahnya maka setan mengikutinya. Dan tidaklah ia lebih dekat kepada Allâh (ketika shalat) melainkan di dalam rumahnya." (HR. At Tirmidzi).
Pernah terfikir, kita (wanita) merupakan sumber dosa saat kita tidak bisa menjaga kehormatan? Ya, itulah wanita!
Sekarang fikir kembali, sudah kita (wanita) ini tergolong manusia yang notabenenya berlaku dosa, lalu ditambah kita adalah biangnya dosa pada orang lain? Apa yang pantas kita ucapkan pada Alloh saat mengahdap ke hadiratNya kelak? Sungguh malu kalau difikir. Apalagi kita cuma numpang di bumi Alloh. Aduuuh.. malu banget!
Hiks.. mau nangis. Muslimah, kamu saudari-saudariku juga. Kamu tanggung jawabku juga. Kita semua saudara. Dan kita semua punya tanggung jawab atas semuanya. SEMUANYA. Kamu tanggung jawabku, aku pun tanggung jawabmu.
Salahku, maka berikan aku tegurmu.
Salahmu, maka kuberi tegurku.
Saudariku, semoga Alloh selalu menuntun kita di jalan yang diridhoiNya. Semoga Dia tidak membiarkan kita selalu terjebak dalam jebakan syaithan, musuhNya. Aku "sekeras" ini bukan berarti aku sok alim atau apapun itu. Huaaaaaa... aku sayang kalian, Muslimah. Hiks. :"(
Udah ah, jadi sedih. Mudah-mudahan postingan ini bisa menggerakkan hati kalian. Ini cuma sarana hidayah, dan tetaplah hanya Alloh semata sang Pemberi Hidayah. Kita selaku makhluqNya yang berakal, jadilah si Pencari Hidayah dan JANGAN jadi si Penunggu Hidayah yang sia-sia.
Baarokallohu fiikunna
Wassalamu'alaykum...
Senin, 06 April 2015
Berhijab di Dunia Nyata, tapi di Dunia Maya?
Kali ini, postingannya akan dimulai dari..
Suatu hari, ada dua akhwat sedang duduk di teras mushola. Salah satunya (sebut aja Akhwat Update) lagi mantengin twitter, facebook, path, ask.fm, dkk., dsb., dll., sebagainya. Eh tak dinyana, akhwat yang diam saja lihat foto si Akhwat Update ini tanpa hijab di medsos. Lakon pun dimulai...
Ukhti, jikalau sudah tertutup auratnya, jangan dibuka lagi.
"udah tau keles ukh.." (nada bercanda tapi belom sadar kalo fotonya dilihat).
Iya, ana tau. Maksudnya di situ loh *nunjuk foto di medsos dia*
"Loh tapi kan..."
Dikira nggak dosa? Ya ini mah sama seperti anti buka-bukaan offline, Ukhtiku sayang..
"HAH?!"
****
Yap, sering yah ini terjadi di sekitar kita. Mungkin saja kita malah pelakunya! Hati-hati, Ukhti...
Secara offline alias di dunia nyata memang berhijab, tapi pas online alias di dunia maya belum tentu. Mungkin saja kalau di offline berhijab ada maksud tertentu tuh. Entah ingin dipuji, atau apalah itu. Eh pas online dibuka juga pasti ada maksud tuh. Entah biar dibilang cantik, nice, apalah itu.
Tanpa disadari mudharatnya akan sama dengan kita buka-bukaan aurat di dunia nyata. Dilihatin lelaki ajnabi secara bebas. Apalagi dishare, like, retweet, dkk., dilihatin banyak orang, unggahan publik lagi! Wah, BAHAYA!
Yang lihat gak cuma satu, dua, atau lima. Pengguna internet itu gak cuma kamu atau teman-temanmu saja. Tapi seluruh manusia di dunia yang update juga! Milyaran penduduk dunia bisa lihat fotomu tanpa hijab lho, Ukh.
Bayangin deh, sedunia! Kamu bisa hitung berapa jumlah laki-laki yang hidup dan menggunakan internet di dunia ini? Bukan SATU, DUA, atau TIGA. Mungkin separuh atau tinggal seperempat dari milyaran penduduk bumi. (ana bilang seperempat karena ini akhir zaman banget. tinggal dikittt.)
Oh ya, meski kamu tetap share fotomu dengan hijab, tapi wajahnya kelihatan.........
Tapi wajahnya kelihatan..............
Wajah kelihatan.....................
Kelihatan.....................................
Kelihatan....................................
HATI-HATI! Sekarang ini banyak banget kejahatan di medsos yang pakai media foto. Gimana tuh??
Wajahmu dalam foto bisa dipakai untuk aksi kejahatan para pengguna internet yang tidak bertanggung jawab.
Jaman sekarang ini nih, mana ada orang yang gak ngerti teknologi? Terkhususkan pada kawula muda. Ditambah aplikasi editor foto yang gak kalah buaaaanyak dengan tambahan fitur-fitur canggih serta update banget, apa yang gak bisa dilakukan? Bahkan hanya dengan sebuah foto saja?
So, buat akhowat nih yang tidak ingin membuat calon-calon imamnya yang sholeh nan tampan di belahan bumi sana cemburu, jaga baik-baik dirimu, Ukh. Jaman juga sudah makin akhir. Mari kita sama-sama menuntut dan memperdalam ilmu agama. :)
Yasudah yah, sekian dulu postingan dari ana yang penuh cinta untuk sahabat fillah terkhusus akhowat di penjuru dunia.
Wassalamu'alaykum
Senin, 09 Maret 2015
Resep : Milk Tea Pudding
Milk Tea Pudding
Bahan-bahan :
1 sdt agar-agar bubuk
1 sachet SKM putih (Susu Kental Manis)
1 kantung teh celup
segelas air panas (kira-kira 175 ml)
(Tanpa gula karena susu sudah manis. Tapi jika ingin lebih manis, bisa ditambah.)
Cara membuat :
1. Seduh teh dan SKM putih di gelas dengan air panas sampai warna teh dan susu keluar (warna coklat muda). Tuang ke dalam panci lalu jerang di atas api kecil sampai mendidih.
2. Ambil 1 sdt agar-agar bubuk lalu taruh di gelas dan beri air panas sedikit. Aduk rata lalu tuangkan ke teh susu yang sedang dimasak. Masak sampai mendidih lagi.
3. Jika sudah mendidih, matikan api. Hilangkan uap panasnya lalu tuang ke cetakan dan dinginkan.
4. Sajikan dingin. Milk Tea Pudding siap disantap!
Hasil eksperimenku....
![]() | |
| Lembut tapi kokoh. Creamy susunya, tapi tehnya tetep berasa. Warnanya juga cantik. |
Selamat mencoba! Hamasah! ^^
Selasa, 10 Februari 2015
Resep : Fluffy Chocolate Buttermilk Pancakes
Bismillah...
Dari kemarin ngidam pancake, sekaligus pengen nyoba ngocok putih telur sampai kaku kayak mau bikin macaron gitu. Kalo misalnya gagal, ya.. jadi bahan pengembang buat pancake aja deh. Dan ternyata gagal. Yaudahlah, buat si pancake aja. Ini kayaknya bakal jadi resep andalan.
Sebelumnya kalo masak pancake pakai ragi terus. Bosen dan rasanya nggak berubah. Gitu-gitu aja kayak makan roti. Soalnya pernah nyoba pakai baking powder bantet kayak dadar tepung biasa. Mana gak enak lagi! >o< Setelah searching soal pengembang selain ragi, dapatlah baking soda dan putih telur. Kalo baking soda, aku gak punya. Nah putih telur! Pas dapat di salah satu resep pancake, katanya kalo ngocok jangan terlalu ngembang. Pas aku coba campur, eh malah gak ngembang pancakenya. #kecewaberat
Akhirnya balik pakai ragi. (Irit, gamau beli baking soda-_-)
Beberapa hari kemudian, ada praktikum kimia. Trus disuruh bawa baking soda. Kebetulan temanku punya. Muncullah ide buat minta sebagai bahan pengembang pancake. Dia ngasih satu kemasan! Baik banget... Ya gamungkin lah tapi kuambil semuanya. Kata dia aku boleh ambil seberapa aja. Akhirnya kuambil seperempat aja. Dikiiiit.
Eksekusi pun dimulai. Pancake pertama dengan baking soda lumayan ngembang :3 Enak lagi...
Trus baru dua hari lalu, aku agak lebihin takaran baking powder dan baking sodanya. Plus, putih telur kaku. Dan baru-baru ini bikin lagi sekalian memanfaatkan coklat bubuk sisa hehe. Kukombinasikan ketiga bahan pengembang itu (putih telur kaku, baking soda, baking powder). Hasilnya mengejutkan!
Bahan :
1 cup tepung serbaguna
1 cup buttermilk (susu plain + 1 sdt cuka, diamkan sampai mengental)
1 butir telur ayam (pisahkan kuning 7 putihnya)
2 sdm bubuk coklat
3 sdm gula pasir (kalo mau lebih manis boleeeh)
1 1/2 sdt baking powder
1 sdt baking soda
Cara membuat :
1. Campur tepung serbaguna dengan gula, baking powder, bubuk coklat, dan baking soda. Aduk rata. Sisihkan.
2. Campur buttermilk dengan kuning telur. Aduk rata dan masukkan ke adonan kering. Aduk lagi pakai whisk, tapi jangan sampai licin. Cukup sampai rata aja biar gak bantet.
3. Kocok putih telur pake mixer sampai kaku (kalo gapunya mixer, pakai garpu/whisk juga bisa. Tapi capek!). Masukkan ke adonan pancake lalu aduk rata. Diamkan 10 menit sebelum di goreng.
4. Panaskan wajan datar/pan anti lengket.
5. Tuang 1 sendok sayur adonan pancake trus tunggu sampai ada balon-balon di atasnya dan dasarnya kecoklatan. Tandanya siap dibalik. Balik trus masak sebentar. Angkat.
6. Sajikan hangat dengan berbagai topping. Pancake siap disantap!
Ini hasil eksperimennya...
| |||
| Adonannya :D jujur, itu putih telur belum rata. tapi jangan dimix lagi takut bantet |
Sabtu, 31 Januari 2015
Resep : Pie Susu (made with Happycall)
Bismillah,
Assalamu'alaykum!
Musim hujan gini biasanya perut keroncongan. Dari lama emang udah rencana mau masak. Pilihannya itu : Panna Cotta, Pie Susu, Macaron, dan Pancake. Pengennnn banget tapi beberapa dari resep itu bahannya gak punya.
Akhirnya aku pilih utk bikin pie susu. Sayangnya, nggak punya oven. Adanya Happycall doublepan. Trus googling resep pie susu pakai Happycall. Alhamdulillah... dapet!
Tapiii terpaksa.... ada kendala lain. Yaitu mentega. Aku nggak punya mentega. Alhasil googling lagi buat cari pengganti. Dapatlah, minyak sayur. Baru tau kalo minyak-minyakan (minyak sayur, minyak zaitun, dll.) itu gak ada salahnya kalo dibuat pie hehehe :D. Tapi, kata blognya, hasilnya akan beda sama hasil dari butter dan mentega. Kalo pake minyak itu jadinya 'menepung'.
Bukan nggak mateng, tapi teksturnya krenyes-krenyes butiran tepung gitu hehehe
Yesss, bikin!
Ternyata gak susah ya bikinnya (maunya praktis mulu) hehe. Aku bikin seperempat resep aja hihi, takut gagal sih :(. Hasilnya... Alhamdulillah, adek-adekku suka semua. Puas banget. Rasanya gak kalah sama yang di Bali :p
Ini dia resepnya yg udah aku modifikasi,
A. Bahan KULIT PIE :
5 sdm (penuh) tepung terigu
2 sdm minyak sayur (minyak goreng juga boleh :D)
2 sdt garam (kalo mau manis, pake gula halus sesuka antum yaaa)
air es secukupnya
Cara membuat :
Campur semua bahan, uleni pakai tangan sampai kalis dan gampang dibentuk.Siapkan cetakan pie trus isi dengan adonan kulit atau cetak sesuai selera asal bisa nampung isiannya aja :p
Sisihkan. (Kalo saya cetak pakai tangan hehehehe)
B. Bahan ISIAN/CUSTARD :
1/4 kaleng SKM Putih (kalo mau pie coklat, pake rasa coklat)
1 butir kuning telur ayam
air secukupnya.
Cara membuat :
1.Campur semua bahan dalam satu wadah. Aduk rata lalu masukkan ke dalam adonan kulit pie yang sudah dibentuk.
2. Masukkan ke Happycall lalu masak dengan api kecil. Kira-kira 20-30 menit.
3. Siap dihidangkan! ^^
Ini hasil eksperimen saya sampai 3 kali.
![]() |
Tutorial : Cara Men-Double Khimar Tipis
Assalamu'alaykum, para Blogger Akhowat yang shalihah ^^
Di posting sebelumnya, saya kan janji buat share tutorial mendouble khimar ya? (ingat ndak, ukhti?? ^^)
Yasudah lanjut aja yah.
Sekarang ini, nggak jarang kita temukan akhowat yang berhijab tapi eh tapi... khimar tipis :(
Mungkin dikarenakan sulitnya menemukan khimar tebal dan kalaupun ada, harganya ituloh yang biasa dikeluhkan. Nah, pada kesempatan ini, insyaaAllaah, saya mau ngasih tutorial untuk menyiasatinya. Get ready, akhowatifillaah!
Nih bahan yang diperlukan adalah :
2 khimar yang tipis
Saran saya : sebaiknya pilihlah warna gelap, ya ukhti. soalnya kalau terang bisa nerawang :(
apalagi untuk bagian dalamnya.
2 peniti/jarum pentul (untuk dagu dan samping)
1 bros/pin/peniti/jarum pentul
Cara :
1. Truh layer pertama di bagian dalam.
2. Layer dua buat di luarannya.
3. Lipat sedikit ujungnya, biar nutup belakang dan dada. Kan sudah ndak transparan, jadi jangan khawatir.
4. Pasang deh dikepala. sesuaikan biar rata panjangnya.
5. Beri peniti di dagu sesuai kekencangan yang diinginkan. Kalau bisa, dagunya jangan terbuka lebar ya... soalnya itu AURAT! Di bagian ini, banyak Muslimah yang lalai :(
6. Pasang peniti di salah satu sisi, biar nggak terbang2an :)
7. Beri peniti/bros/pin di sisi lainnya juga biar nggak terbang2an dan nutupi dada.
7. Voila... sekarang anti sudah berhijab syar'i! ^^)9
ini dia hasil eksperimennya...
![]() | ||
| Foto selfieku -__- oke. So... Gimana??? Nggak transparan kan? ^^ Karena dalamnya pakai warna gelap. Ingat ya ukht ^^ (Saya pilih Hijau Lumut untuk Dalamnya dan Biru Langit untuk Luarnya.) |
Nah, kalo masih transparan juga, antunna/kamu bisa pakai 3 layer. Caranya sama seperti di atas kok.
Jadi nggak ada alasan untuk menunda berHIJAB SYAR'I ^^
Rabu, 27 Agustus 2014
Alhamdulillah, Jadi Anak M.A!
Bismillahirrahmaanirrahim...
Setelah sekian lama saya nggak pernah nge-post di sini, akhirnya balik lagi hehe ^^.
Saya sih cuma mau telling soal sekolah baru dkk. dulu.
Alhamdulillah, saya keterima di MAN Cibinong. Ada yang tau MAN itu kepanjangan dari apa?
MAN itu Madrasah Aliyah Negeri, dan berhubung saya tinggal di daerah Cibinong jadi ambil yang dekat. Kenapa bisa di situ? Ya, bisa lah! Gini nih...
Awalnya saya nggak minat masuk Aliyah, tapi pengen di SMA. Cuma dari segi agama, presentasinya itu...
SMA = 40% Agama + 60% Umum
MA = 60% Agama + 40% Umum
Ya jadilah ortu menyarankan agar masuk MA aja. Apalagi kan zaman makin akhir, nanti para ulama alim semakin berkurang dan bertambahnya orang berilmu tapi tak beragama jadi rusak deh. Yaudah, saya pun setuju. Jujur, awalnya gak mau. Tapi setelah dipikirin lagi, emang bener sih pilihan ortu! Lagian mana ada ortu yang nyuruh anaknya untuk di jalan keburukan?
Oke, udah daftar, tes, dsb. nih, tinggal nunggu hasil. Nah tes! Kirain di MANCib ada tes wawancara bahasa Arab, (secara saya dari SMP, meski dulu pernah MI) wah kan saya takut gak bisa, takut gak diterima, eh ternyata enggak deng ^.^
Setelah sekian lama..... akhirnya pengumuman. Saya udah takut duluan di hari sebelumnya. Tapi alhamdulillahirrabbil 'alamiin KETERIMA.
**skip MOPDBnya**
Pembagian jurusan nih! Tes segala macem dikerahkan tuh *tsah*...
Selesai! wkwk
Dan pas pertama masuk, saya telat. Telat satu hari, dimana sehari itu adalah hari pembagian kelas. Sebab saya bolos (oke) karna kereta yang terlambat untuk balik. Yaudahlah, saya pasrah. Tapi panik banget gara-gara takut gak dapet bangku. Trus duduk ama cowok lagi :#
Sampe saya sms tuh temen satu gugus pas MOPDB.
Ternyataa.... Alhamdulillah lagi!
Saya dapet di kelas X MIA 1 yang katanya nih katanya, adalah kelas dengan isi anak-anak unggulan (Aaamiiin ya Allah) berdasarkan tes IQ. Pak H. Kosasih Ismatullah M.PdI, selaku kepsek sekolah saya (ceilah) pun bilang begitu kemarin. Baru kemarin bilangnya (Selasa, 26.08.14).
Well, saya duduk bareng Aida, ini cewek ya. Mukanya mirip temen pas SMP. Aida pinter lagi T-T, musuh bebuyutan Mahfud.
Saya bersyukur banget bisa dapet kelas dan temen di kelas itu. Ya... ada yang nyebelin ada yang asik. Bisa disebut kelas pelawak karena kita ketawa melulu. Tapi awet muda (inshaa Allah wkwk). Apalagi kalo ada sosok makhluk bernama Mahfud yang.... welehweleh *gelengkepala* -_-
Nama kelas kita adalah SEMUT. Yaitu, SEpuluh Matematika ilmU alam saTu. Ngetiknya berasa alay.
Semoga kita bisa menjunjung solidaritas yang tinggi, dan dinobatkan jadi kelas unggulan (kalo belom fakta yang diatas)!!!
Zadanallah ilman wa hirsha!!!! (
semoga ALLAH manambah kita ilmu & semangat!!!!)
Wassalamu'alaikum warahmatullah...
Cibinong, 27 Agustus 2014
Dita
Kamis, 03 Juli 2014
Resep Ramadhan : Es Campur Fantasi A la Keluargaku
Assalamu'alaikum wr. wb
Bulan puasa gini biasanya kalo ada ayah di rumah suka bikin-bikin kreasi es. Kadang pake bahan seadanya, tapi kalo diracik sama dia beuuuh.... Rasanya gak kalah sama yang dijual di pinggir jalan sono.
Dan berhubung kan kemaren hari kerja, jadi ayah gak di rumah. Nah kalo udah kayak gini, mama bakal males banget bikin-bikin kayak begituan. Dan akhirnya... Mama mau bikin es campur juga. Tentu pake bahan seadanya juga. Soalnya kan, mama gak--eh belum bisa naik motor sendiri, jadi gak bisa keliar rumah nyari bahan lain. Apa yang ada dipake dulu. Dan pada kesempatan ini saya mau ngeshare resepnya. Meski bahan asal, tapi rasanya gak kalah kok ama yang di pinggir jalan!
Bismillah, langsung ya.
Bahan :
1 buah blewah, kerok isinya
1 buah mangga kweni, kupas lalu potong dadu
1 buah kelapa muda, kerok isinya dan sisakan airnya untuk kuah
Nutrijel rasa Stroberi, seduh lalu potong dadu
Sirup cocopandan secukupnya
Susu kental manis/krimer kental manis
Es batu
Cara membuat :
1. Masukkan buah-buahan dan agar-agar dalam satu wadah.
2. Tambahkan sirup dan susu kental manis.
3. Tambahkan air kelapa, aduk rata.
4. Masukkan es batu sesuai selera.
5. Es campur fantasi siap disajikan untuk menu buka puasa!
Note :
- Buah mangga kweni bisa diganti stroberi
- Dapat ditambahkan air matang biasa jika tak ada air kelapa
- Isian buah dapat diubah sesuai selera
Gimana? Mudah kan?
Selamat mencoba! ^_^
Dibawah ada hasil penampakan es fantasinya.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Klik share dan kirim komentar jika ragu :)
Jumat, 17 Januari 2014
Jilbab atau Hijab, ya? Dan Gimana Hukum Menutup Aurat??
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Visitors!
Bismillahirrahmaanirrahiim...
Kali ini saya mau membahas Jilbab dengan Hijab dan Hukum memakainya a.k.a Hukum menutup aurat!
Baiklah. Berikut adalah wacana yang saya dapat dari berbagai sumber. Lalu, dirangkum deh di sini ;))
Kita mulai aja yaaaa!!! \m/
------------------------------------------
Hijab. Jilbab. Hijab. Jilbab.
Pasti bingung kan?
Orang dua-duanya sama, malah masih aja dibahas, bosen.
Hei, jangan gitu dulu dong!!! Mari kita kaji topik kali ini sampai tuntas! Dan ingat, Al-Qur'an itu kalau dikaji pasti tidak akan habis ilmu yang bisa kita dapet darinya.
Oke.
Ya. Akhir-akhir ini, kita sering banget liat kaum Muslimah, baik itu yang remaja atau dewasa yang berpakaian Muslimah bermodel, udah gitu warna-warni lagi! Beuh! Siapa coba yang ga tertarik?
Semakin bagus bentuk dan warnanya, maka makin banyak juga yang tertarik dan akhirnya jatuh pada pilihan yang salah.
Gimana ngga salah??
Jaman-jaman sekarang ini, banyak Muslimah yang nggak memperhatikan cara berhijabnya. Misalnya, kita sering melihat banyak Muslimah yang pakai kerudung, tapi pakaiannya malah membentuk lekukan badan. Itu sama saja tidak menutup aurat dong! Kita masih menampilkan lekuk tubuh di khalayak umum!
Nanti ini kita bahas!
Nah. Ini dia. Kata "Hijab".
Lalu, apa kaitannya Hijab dengan Jilbab?
Oke(lagi). Pertama, kita bahas mereka dulu ya..
Hijab. Udah nggak asing lagi kan?? *winkwink*
Dan, kalau denger kata benda itu (si Hijab), mungkin nih.. mungkin.. Ukhty-ukhty sekalian langsung membayangkan yang bermodel-model, lipet sana-sini, gitu kan??
Iya, kita senasib kok.
Hijab itu nggak cuma yg gitu-gitu kok. Hijab itu ya... Kerudung yang kita selalu pake. Itu nama lainnya. Dan ada juga yang menyebutnya Khimr.
Lanjut. Jilbabnya gimana nih???
Oh iya. Lupa.
Jilbab. Kita juga udah familiaaarrr buaangeet ama kata itu! Dan, sebenarnya... *jengjengjeng* kita salah menggunakannya dalam kehidupan. Misal : "Rambutmu, keluar dari jilbab tuh! Pake yang bener dong!".
Nah. Itu salah ya, ukh...
Pengertian Jilbab sebenarnya adalah pakaian longgar yang menjuntai di tubuh dan biasa/bisa kita sebut Jubah. Tuhkan. Beda jaaaauuuuuuh bangeeeet! #halah #lebay
Sebenernya, topik utama kita adalah "Membahas Hukum Menutup Aurat".
Dan kita akan lanjutkan bahasan tentang masalah yang merebak di Indonesia, yaitu #maaf "Berhijab tapi Telanjang".
Lanjut lagi soal pakaian yang di awal. Mulai!!!!
Menutup Aurat
Menutup aurat dan pakaian Muslimah ketika keluar rumah merupakan dua hal yang terpisah, karena Allah Swt. dan Rasul-Nya memang telah memisahkannya.
Menutup aurat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, baik laki-laki dan perempuan. Untuk kaum Muslimah, Allah Swt. telah mengaturnya dalam dalil naqli tentang menutup aurat ini. Yaitu dalam Al-Qur'an Surat An-Nur ayat 31 yang artinya :
"Katakanlah kepada wanita yang beriman, "Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kehormatannya;jganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak padanya. Wajib atas mereka menutupkan kain kerudung di dadanya." {Q.S An-Nur [24] : 31}
Dan ada sebuah hadits penuturan dari Aisyah r.a yang menyatakan, yang artinya :
Suatu ketika, datanglah anak perempuan dari saudaraku seibu dari ayah 'Abdullah bin Thufail' dengan berhias. Ia mengunjungiku, tetapi tiba-tiba Rasulullah Saw. masuk seraya membuang mukanya. Aku pun berkata pada beliau, "Wahai Rasulullah, ia adalah anak perempuan saudaraku dan masih perawan tanggung." Beliau kemudian bersabda, "Apabila seorang telah baligh, ia tidak boleh menampakkan anggota badannya kecuali wajah dan ini.". Beliau berkata demikian sambil menggenggam pergelangan tangannya sendiri dan dibiarkannya genggaman telapak tangan yang satu dengan genggaman terhadap telapak tangan yang lainnya.) (H.R Ath-Thabari).
Kedua, Hadits Nabi Muhammad dari Aisyah r.a juga :
Wahai Asma', sesungguhnya seorang wanita apabila ia telah baligh (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya). (H.R Abu Dawud).
Nah, dari penjelasan di atas, jelas dong kalo kita hanya boleh menampakkan bagian telapak tangan aja. Selain itu, tentu aja dilarang! Inget ya, D I L A R A N G!
Sebagian ulama juga sudah menafsirkan, bahwa hanya wajah dan telapak tangan saja yang boleh terlihat.
Dalam kehidupan sehari-hari (di luar rumah), seorang Muslimah wajib menutup auratnya juga.
Firman Allah Swt. yang artinya :
"Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung (khimâr) ke dada-dada mereka." (Q.S An-Nur [24] : 31).
Dalam ayat ini, sudah sangat jelas, bahwa setiap wanita Muslimah wajib hukumnya untuk menutup aurat. Mulai dari kepala, leher, dan Juyûb (bukaan baju) mereka.
Lantas, gimana kalau nggak dijalankan?
Tentu saja mendapat kemudharatan/dosa besar. Kan, hukumnya aja udah WAJIB. W-A-J-I-B! Dan setiap dosa yang dilakukan oleh setiap manusia sekecil apapun itu (apalagi ini gede dosanya lho!), pasti ada balasannya. (Baca aja surat Al-Zalzalah ayat 10 dan 11).
Sesungguhnya azab neraka itu sungguh pedih wahai Muslimah :)
Dan setiap firman Allah Swt. semuanya adalah benar. Allah Swt. selalu menepati janji-Nya.
Selain itu, mengenai Jilbab,
Firman Allah Swt. yang artinya :
"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang Mukmin : Hendaknya mereka mengulirkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." (Q.S Al-Ahzab [34] : 59).
Tapi banyak juga yang salah kaprah, kalo ayat ini hanya berlaku bagi keluarga Nabi saja. Padahal sebenarnya, ayat ini adalah ditujuk bagi seluruh Muslimah.
Jadi mulai sekarang, tinggalkan deh yang namanya berkerudung tapi telanjang alias Berkrudung tapi bajunya masih membentuk lekuk badan. Bukannya kita merasa risih ya kalau dipandang kaum Adam? Nah, itu kenapa kita harus menutup aurat dan jangan lupa untuk memperhatikan "pakaian kayak apa sih yang kita pakai untuk menutup aurat ini?"
Sedikit lagi dari saya,
Menutup aurat sebaiknya dilakukan sejak dini. Kalau nunggu nanti-nanti dan nanti lagi, kita kan nggak tau kapan umur akan berhenti? Siapa yang bisa memprediksi kematian seseorang? Nggak ada kan? Trus kalau gitu, makanya dari sekarang kita nabung amal kebajikan dan tutup auratnya dulu. Tutup aurat yang syari itu nggak susah kok! Jadi, ayo deh, tutup aurat kita dengan syar'i (inget ya! S y a r ' i! Bukan sekedar gaya/fashion dan ikut-ikutan! Tapi niat tulus dari hati..)
Oh iya! Jangan Tabarruj juga ya! Sama aja nggak nutup aurat yang syar'i nanti! Jangan ya...
Tabarruj itu merias wajah dengan berlebihan a.k.a mencolok a.k.a menor, hahahahaha *kenapaini*
Jadi, mulai sekarang, mari yuk kita berhijab dan tutup aurat yang syar'i. Semua itu simple kok ;)
Apalagi, Allah Swt. telah menjelaskannya dalam banyak sekali dalil Naqli (al-Qur'an) dan Rasulullah Saw. telah menjelaskannya dalam banyak sabda (al-Hadits).
Apagi yang mesti diragukan wahai Muslimah?
Wallahu a'lam bishshowaab..
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dikutip dari majalah al-Wa'ie no. 32 edisi 1-30 April 2003 (dengan perubahan)
Senin, 13 Januari 2014
Umat Islam Jangan Merayakan Tahun Baru Masehi
Pergantian tahun saat ini memang menjadi momentum tersendiri bagi tiap orang. Tanpa dibatasi usia, agama, suku, adat, negara, status, dan lainnya, hampir seluruh manusia di bumi ini tahu dan bahagia menyambut tahun baru Masehi.
Sebagian terlihat jelas, warga banyak berduyun-duyun turun ke jalan, berpesta ria, hura-hura, atau bahkan hanya keluar rumah untuk melihat pesta kembang api di angkasa raya. Keadaan yang sedikit berbeda terjadi saat pergantian tahun baru Hijriyah.
Padahal jelas-jelas tahun baru Masehi adalah hasil dari kerja keras umat Nasrani, yang pada awalnya ingin mengingat kedatangan al-Masih (Nabi Isa a.s) sebagai tuhan sekaligus juru penyelamat bagi mereka. Dan hal ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan ajaran Islam.
Tahun baru Masehi pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM (sebelum masehi). Tidakclama setelah Julius Caesar dinobatkan menjadi kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ke 7 SM.
Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang astronom dari Iskandariyah (Alexandria), yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti peredaran revolusi matahari, sebagaimana yang telah dilakukan oleh orang-orang Mesir terdahulu.
Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM, sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan pada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli dan bulan Sextilis menjadi Agustus untuk menghormati Kaisar Roma.
Pada tahun 1582, Paus Gregorius XIII (1572-1585) menambah satu hari pada bulan Februari setiap empat tahun sekali. Sehingga bulan Februari memiliki 29 hari pada tahun kabisat (tahun keempat), yang membuat tahun tersebut mempunyai 366 hari. Penanggalan versi Katolik Paus Gregorius XIII ini menetapkan tahun kelahiran Yesus Kristus sebagai awal tahun Masehi. Dengan diperkenalkannya Kalender Gregorius ini, tahun baru Romawi jatuh pada tanggal tersebut sejak tahun 153 SM. Sejak tahun 1582, negara-negara yang penduduknya beragama Katolik Roma mulai merayakan tahun baru ini tanggal 1 Januari.
Dari sini kita dapat menyaksikan bahwa perayaan tahun baru dimulai orang-orang kafir dan sama sekali bukan dari Islam. Perayaan tahun baru ini terjadi pada pergantian tahun kalender Gregorian sejak dulu telah dirayakan oleh orang-orang kafir. Namun, apa boleh buat, ibarat nasi telah menjadi bubur, kebiasaan ini tampakanya cukup sulit untuk dihentikan jika tidak ada upaya keras untuk menggantinya.
Pengenalan Nabi Muhammad yang benar, jelas, dan tak setengah-setengah, lagi-lagi dinilai mampu menjadi solusi utama yang kiranya menciptakan tonggak keimanan setiap Muslim di dunia, khususnya dalam mengatasi bahaya kerusakan iman dan moral, yang bisa berawal dari fenomena seperti ini.
Merayakan tahun baru masehi sama saja mengamini perayaan yang telah diharamkan oleh Allah SWT. Nabi Muhammad bersabda pada orang-orang jahiliyah : "Dulu kalian memiliki dua hari untuk bersenang-senang di dalamnya. Sekarang Allah telah menggantikan bagi kalian dua hari yang lebih baik yaitu hari Idul Fitri dan Idul Adha".
Beliau bersabda demikian dikarenakan sebelumnya, kaum jahiliyah memiliki dua hari yang digunakan untuk bersenang-senang, yaitu hari Nairuz dan Mihrojan.
[01]
Dikutip dari Majalah Gontor
Jumat, 12 April 2013
Authornya Siapa Sih??
So, before we begin to confound this blog, let me introduce myself.
(ngarti kagak ye? heheh).
Dita Indah, atau dikenal juga dengan nama kuniyya (julukan) Ummu Hurayrah. Seorang perempuan yang lahir di awal abad 21, atau jika di-Hijriyah-kan menjadi : 7 Muharram 1421. Kebayang 'kan? Masih
Sedang menempuh pendidikan jenjang menengah atas jurusan IPA, di salah satu Madrasah Aliyah di Kabupaten Bogor. Soulmate-an dengan Bahasa Inggris dan Biologi. I love both!
Meski menyukai hitam, tapi tetap membuat hari-harinya warna-warni dengan bereksperimen resep baru di dapur (masak, red.), menulis, dakwah, dan social networking alias menjalin ukhuwah dengan teman-teman di media sosial.
Oh ya, juga senang ngelancong tempat-tempat yang masih bisa dijangkau (punya ongkos, red.) bersama kawan maupun sendirian.
Sekian, wassalamu'alaykum!
JALIN UKHUWAH, LILLAH :
Facebook | Twitter | Instagram | Ask me!










